KISAH UNIK DIBALIK MOTOR KLASIK EDISI VESPA

BANG AGUS YAYAT DAN VESPANYA


13384444081395945274


hay guys ini nie kisah unik dibalik motor klasik,kali ini ane mau cerita kisah seorang  secoterist (istilah buat seorang penggemar vespa) scoterist yang satu ini namanya Bang Agus Yayat, usia sekitar 32 tahunan, Doi seorang scooterist vespa antik, dan ikut bergabung bersama salah satu group scooterist vespa.di kelompoknya doi akrab dipanggil ” si Becek”, (hehe..... ada2 ja tu nama akrabnya)

Tadi pagi sebelum ane berangkat aktifitas, doi berhenti di depan rumah ane guys,sepontan ane samperin guys. Awalnya sih ane cuma iseng tanya2 seputar peristiwa yang saya alami dijalan berkaitan dengan pengendara motor vespa seperti doi ini,  Kalau malam anak vespa kagak pernah pake lampu ya bang sampek2 sering ngagein kendaraan didepannya??, jujur guys ane termasuk orang yang pernah hampir nabrak vespa pas tengah malem.Untung waktu itu ane masih bisa mengendalikan mobil ane.

Lalu Ada juga yang kadang aneh-aneh. Ada yang stangnya satu diatas setara pundak, satu dibawah (apa gak pegel tuu..?),  Ada juga yang dipasangin sespan (istilah tambahan samping pada vespa) penumpang disebelah kanan yang sangat membahayakan, ada juga yang panjang vespanya menjadi 4 meter, dan yang paling ane heran, anak vespa yang kendaraannya dipenuhi dengan berbagai barang rongsokan, termasuk pakai atap segala (yang unik banget tuu hehe....)

Nah dari pertanyaan2 itulah guys ane dapet sedikit cerita seputar aktifitas kaum scooteris ini. Termasuk pengalaman doi beberapa tahun ini yang sungguh membuat ane tercengang. Doi menceritakan pengalamanya mengendarai vespa ke Pematang Siantar Medan, Jakarta, Dompu, Mataram NTB, dan Bali. Bahkan menurut pengakuan si doi, doi ke Bali naik vespa “butut” nya ini sudah 3 kali. (gilee..ane aja belum pernah sekalipun ke Bali..heheh)

kata si doi, Solidaritas sesama Scooterist ini sangatlah kuat. Dia paling besar bawa duit dari rumah 700 ribu, itu bisa sampai ke mana-mana, terakhir minggu lalu dia menghadiri pernikahan kawannya yang sesama scooteris di Ciledug Tangerang dengan hanya membawa bekal 50 ribu. Asal dijalan mampir ke base-camp Scooterist sekedar makan dan bensin selalu dibantu, karena hal seperti itu berlaku dengan sistem saling bergantian, ketika mereka dalam suatu kesempatan berkunjung ke basecampnya,  mereka juga akan mendapatkan perlakuan yang sama.

trus Doi juga bercerita seputar pengalamannya menghadiri deklarasi para scooteris vespa di Ancol yang dihadiri Gubernur dan Polda. Disana dilakukan berbagai kegiatan sosial termasuk deklarasi anti narkoba. Lalu pernah juga kata doi di Bandung dilaksanakan Jambore Scooteris se Asia Tenggara, dihadiri peserta dari Brunei, Malaysia, Thailand, dan lainnya. Digelar juga berbagai aksi sosial yang melibatkan ribuan peserta.
Saat ditanya, bagaimana dengan kelakuan Gank Motor yag sering buat keributan dan tak sedikit yang mengakibatkan korban jiwa? Doi menjelaskan, bahwa Scooteris berbeda dengan Gank Motor. Scooterist ini Club Motor yang berbeda gaya dan karakternya dengan gank Motor, bahkan Scooterist ini bersama komunitas Trail, dan Moge serta beberapa group motor lainnya menjadi katalisator dan pelerai dari maraknya berbagai keributan antar gank motor.

Pernah kata si doi suatu malam kumpulan club motor diajak operasi “ngaronda” di jalan oleh kepolisian. Karena gank motor biasanya beraksi pada jam 1-2 pagi, ternyata betul, pas dijalan protokol, muncul  konvoi gank motor dengan meraung-raungkan suara motornya, mengacungkan samurai, dan memutar-mutar sabuk yang sudah dipasang gir sepeda, mereka  dikepung oleh kepolisian dengan dibantu oleh para anggota Club Motor yang ikut “ronda jalan” bersama aparat kepolisian. Beberapa Gank Motor diangkut oleh kepolisian sebagian lainnya pada kabur.

ane terus terang kaget juga mendengar cerita pengalaman dia, dulu rambut doi panjang dan gimbal ala Bob Marley sang pelantun tembang “No woman no Cry”, atau Mbah Surip Almarhum. Tapi kini rambut doi sudah dipotong pendek, karena doi sudah beristri dengan cewek yang dia dapatkan juga dari kegiatannya mengembara dengan scooter “butut”nya.(hahaha soo sweett.....)  Selain itu, karena pembinaan kepolisian, katanya sekarang scooteris ekstrem sudah mulai elegan. Sudah mulai menata penampilan dirinya, termasuk tampilan motor vespanya juga sudah tidak terlalu aneh-aneh lagi. Tapi dengan motor vespa “butut” itu dirinya paling tidak sudah merasakan pengalaman mengunjungi Bali hingga 3 Kali…Untuk motor setua itu, ane bener2 angkat jempol..!



cukup sampe sini dulu ya guys besok ane cari lagi dah cerita2 unik dibalik motor klasik see you....... tungguin ja ya cerita selanjutnya

0 Response to "KISAH UNIK DIBALIK MOTOR KLASIK EDISI VESPA"

Posting Komentar