Alasan kenapa pecinta mobil dan motor tua itu jempolan part 1,2,3

Alasan Kenapa Pecinta Mobil Dan Motor Tua Itu Jempolan

Apa sih yang terlintas di kepalamu saat berpapasan dengan mobil atau motor tua di jalan? Mungkin, kamu akan menganggapnya kuno, atau malah menyukainya?
Honda CB, Vespa, Mobil VW, Jeep, Fiat; beberapa merek atau jenis mobil dan motor tua yang masih banyak diminati hingga sekarang. Tak sekadar soal kendaraan tua yang unik, para pengendaranya pun tak kalah menarik untuk diulas. Apa saja sih kisah dibalik para penggemar mobil dan motor tua ini? Apakah memang mereka layak untuk diberi predikat setia, pemberani, dan jempolan?
Langsung simak, yuk!

1. Penyuka Mobil dan Motor Tua Adalah Mereka yang Bisa Memantapkan Pilihan

Dari sekian pilihan mobil dan motor yang ada, mereka sengaja memilih yang tak biasa. Yup, penggemar kendaraan tua memang punya cita rasa yang berbeda dari kebanyakan orang. Kadang, mereka cenderung terkesan idealis atau sering dianggap fanatik. Mereka mantap memilih salah satu jenis atau merek kendaraan yang jadi kesayangan. Yang pasti, mereka tak pernah asal memilih. Mereka paham betul segala akibat dan konsekuensi dari pilihan yang diambil, seperti misalnya;
Cewek: “Kalau kamu masih pakai Vespa-mu yang sering mogok itu, kita putus aja!”
Cowok: “Maaf ya, Sayang. Aku lebih cinta Vespa-ku.”
Cewek: “KZL!!!” (Langsung ngeloyor pergi gara-gara kalah cakep sama Vespa) wakakakakaka
 2. Kesukaan Pada Kendaraan Tua Jadi Caramu Merayakan Kesederhanaan
Kamu mungkin sempat merasa terpaksa saat harus menggunakan mobil tua. Alasannya, mobil itu adalah warisan dari ayah atau mungkin kakakmu. Lantaran masih enggan membelikan mobil baru, orang tua pun hanya menyediakan motor dan mobil itu di rumah. Pikirmu, daripada harus kehujanan naik motor, lebih baik mengendarai mobil, ‘kan?
Namun, rasa terpaksa itulah yang kemudian membuatmu mengerti; bahwa tak harus membeli sesuatu yang baru selama yang lama pun masih bisa digunakan. Meskipun sebagian teman-teman akan menganggap mobilmu terlalu kuno atau jadul (jaman dulu), kamu pun tak terlalu peduli. Setidaknya, mobil tua mengingatkanmu untuk tak lupa bersyukur. Lama-lama bergaul dengan mobil tuamu, tak heran jika kamu mulai menyukainya. Cie…Cie…Mulai naksir mobil tuanya…Hehehe

3. Mereka Tak Mau Terlalu Peduli dengan Anggapan Orang: “Woles Aja, Broh!”

Sudah jadi hal biasa jika mereka mendapat pandangan sinis dari pengendara lain saat berhenti di lampu merah. Dianggap sumber polusi atau penyebab kemacetan karena lajunya memang tak segesit kendaraan keluaran baru. Bahkan, tak jarang mereka mendapat tanggapan sinis seperti;
“Eh, emang masih tren ya pakai motor tua? Janji Joni sama Tarix Jabrix udah lewat, Sob!”
Terbiasa mendapati pandangan sinis atau komentar negatif dari orang lain membuatmu kebal. Kamu tak mau peduli atau memilih mengabaikan mereka. Sekeras apapun mereka berkomentar, toh kamu tetap mantap pada pilihanmu dan menikmati hari-hari bersama motor tuamu.
sambung kehalaman berikutnya ya gaess biar kagak kepanjangan hahahaha cekidot dah..... 

0 Response to "Alasan kenapa pecinta mobil dan motor tua itu jempolan part 1,2,3"

Posting Komentar